Skip to main content

Waspada! Begini Cara Mengecek iPhone Asli Atau Palsu

iOSpedia.net - Bagi anda yang ingin membeli iPhone, sebisa mungkin anda harus bisa membedakan yang mana iPhone asli dan yang mana iPhone palsu.

Tujuannya, agar anda tak salah beli iPhone alias zonk.


Lantas, bagaimana cara mengecek iPhone asli atau palsu?

Apa yang membedakan antara iPhone asli dan palsu?

Selengkapnya akan diulas di artikel ini!


cara mengecek iphone asli dengan iphone palsu kw supercopy
Cara mengecek iPhone asli atau palsu / via Pixabay


Mengecek iPhone asli atau iPhoe palsu

Membeli gadget berbasis iOS tak bisa sembarangan, salah satunya dalam membeli iPhone.

Anda harus bisa membedakan yang mana iPhone asli dan yang mana iPhone palsu.

Anda tidak boleh tergiur dengan harga yang murah, karena secara 'harfiah' harga iPhone itu lebih mahal -- dari smartphone dengan iOS lainnya (misalnya Android).


Lantas, bagaimana cara membedakan iPhone asli dengan iPhone baru?

Berikut ini caranya:



1. Lihat harga jual iPhone

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, iPhone yang asli biasanya dibanderol dengan harga yang tinggi.

Sebaliknya, iPhone palsu atau iPhone KW memiliki harga yang lebih murah, bahkan saking murahnya -- jadi tak masuk akal.

Ketika ada orang yang membanderol harga iPhone 7 seharga 2 jutaan, maka anda patut curiga akan keasliannya.

Harga iPhone yang asli jauh lebih mahal.

Seandainya harga yang dibanderol adalah 5 jutaan, maka harga tersebut terbilang wajar untuk sebuah iPhone asli dari Apple. Harga pasaran iPhone hingga saat ini terbilang masih cukup tinggi.


2. Perhatikan material / bahan iPhone yang akan anda beli

Harga iPhone asli memang mahal, dan itu berbanding lurus dengan kualitas material / bahan pembentuknya.

Bandingkan dengan iPhone palsu, KW, supercopy dan sejenisnya yang dibanderol dengan harga murah, maka kualitas bahannya pun juga 'lebih murahan' ketimbang iPhone asli.

iPhone palsu atau iPhone KW bisa saja terbuat dari bahan plastik ataupun logam biasa dan bukan logam yang sama dengan iPhone asli.

Sebaliknya, iPhone asli pasti menggunakan bahan / material premium, dan itu bisa dirasakan saat pertama kali memegangnya.


Material yang berkualitas tinggi dari iPhone asli tentunya akan membuat biaya produksi iPhone jauh lebih mahal. Hal itu pun menjadi sebab kenapa harga jual iPhone asli tergolong mahal.

Seperti yang diketahui, pangsa pasar iPhone adalah kalangan menengah ke atas. Biasanya kalangan seperti ini tak mementingkan soal harga, dan lebih mengutamakan kualitas -- termasuk dalam hal bahan / material.


3. Amati resolusi layar iPhone

Selain material body iPhone asli yang tergolong premium, resolusi layar yang ditawarkan iPhone asli juga tergolong tinggi.

Sedangkan layar iPhone palsu atau KW biasanya memiliki resolusi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan iPhone asli. Anda akan dengan mudah melihat titik-titik piksel yang menyusun permukaan layar tersebut. Tentunya kualitas layar iPhone 'abal-abal' ini sangat jelek untuk standar produk buatan Apple.


Seperti yang diketahui, iPhone yang benar-benar asli memiliki kualitas layar yang sangat bagus. Apalagi iPhone yang memiliki fitur retina display, merupakan iPhone dengan resolusi layar terbaik yang pernah ada. Karakteristik layar seperti ini memiliki titik piksel penyusun yang sangat halus, sehingga tampilannya jadi lebih bagus, jernih, dan tajam.


4. Metode penggunaan fitur 'screenshoot' pada iPhone

Perbedaan selanjutnya antara iPhone asli dan iPhone palsu terletak pada cara menggunakan fitur 'screenshot'.

Kalau di iPhone asli cukup dengan menekan tombol home dan power secara bersamaan, maka di iPhone palsu atau iPhone KW hal ini tidak bisa dilakukan.

Kemungkinan fitur screenshot pada iPhone KW menggunakan cara yang berbeda, atau dengan aplikasi pihak ketiga.


5. Keberadaan 'toko aplikasi' berupa App Store

Toko aplikasi dari sebuah OS Mobile (smartphone) merupakan fitur unggulan dari setiap smartphone, tak terkecuali pada iPhone.

Biasanya iPhone yang asli memiliki 'toko aplikasi' bernama App Store. Jika anda membuka aplikasi dengan icon bergambar huruf A pada iPhone anda, maka yang terbuka adalah benar-benar App Store buatan Apple karena memang menggunakan iOS.

Sebaliknya, pada iPhone palsu atau KW -- anda malah akan membuka store lain selain App Store, yang kebanyakannya adalah Google Play milik Android. Jadi, ketahuan kalau iPhone palsu atau KW tersebut menggunakan OS Android, namun tampilan casing-nya adalah iPhone.


6. Adanya fitur iTunes pada iPhone

Cara mengecek iPhone asli atau palsu selanjutnya adalah, dengan menggunakan aplikasi iTunes pada Mac atau PC milik anda.

Jika anda menghubungkan iPhone anda dengan komputer / mac yang sudah terinstal iTunes di dalamnya, maka anda bisa mendeteksi iPhone anda jika iPhone tersebut asli.

Sebaliknya, jika iTunes tidak bisa mendeteksi iPhone anda, maka iPhone anda adalah iPhone palsu, KW, atau supercopy.


7. Jangan lupa cek IMEI atau serial

Cara terakhir untuk mengetahui keaslian iPhone adalah, dengan mengecek IMEI atau Serial Number.

Untuk iPhone, pastikan agar anda mengecek IMEI di 3 tempat, yakni:

- di dalam sistem (buka menu 'Pengaturan' > 'Umum' > 'Mengenai')

- di belakang casing iPhone

- dan di box / kotak iPhone.


Baca juga:



Itulah dia penjelasan tentang cara mengecek iPhone asli atau iPhone palsu agar anda tak salah dalam membeli iPhone.

Semoga bermanfaat, dan selamat memilih iPhone! (fa)


(Sumber: Macpoin.com)



Baca Juga
> Jual iTunes Giftcard murah, bisa bayar pakai pulsa [LIHAT]