--> Skip to main content


Tips Memilih Produk Asuransi Syariah yang Baik

Agar Anda dan keluarga terlindungi dengan baik, maka menggunakan sekaligus membeli asuransi syariah merupakan langkah paling jitu. Bukan tanpa sebab, saat ini, banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi syariah dengan proteksi yang maksimal sekaligus mampu melindungi nasabahnya dengan sangat baik, salah satunya Allianz yang informasinya bisa dilihat di sini.

Meskipun demikian, ketika Anda membeli asuransi syariah ini, maka sebaiknya perhatikan terlebih dahulu beberapa tips di bawah ini, check it out:


1. Tidak Ada Praktek Riba

Riba secara bahasa artinya adalah tambahan. Menurut syara’, riba merupakan sebuah tambahan yang didapat dari orang yang memberi pinjaman, bisa berupa uang atau barang dalam jangka waktu yang ditentukan. Untuk itu, pastikan Anda memilih produk asuransi syariah yang di dalamnya tidak terdapat atau mengandung unsur riba. Asuransi dan produk-produknya bersifat haram jika di dalamnya ada unsur riba.  

Sebaiknya Anda memilih produk asuransi yang menggunakan konsep ta’awuni, di mana saling tolong menolong dan gotong royong antar anggota sehingga tidak akan menerapkan unsur riba. Orang yang memiliki tubuh sehat berkesempatan menolong nasabah lain yang sakit. Selain itu, anggotanya juga akan memberikan santunan berupa uang kepada keluarga dari anggota yang telah meninggal dunia. Hal ini terwujud karena pada asuransi syariah terdapat akad yang sifatnya Tabarru’. 

Namun demikian, asuransi tergolong riba jika tujuan orang membeli polis asuransi adalah berharap suatu hari mereka bisa memperoleh uang berlipat ganda dengan jumlah nominal premi yang dibayar kecil. Akan tetapi, faktanya orang tersebut juga berpeluang tidak mendapatkan sesuai harapannya. 


2. Tidak Mengandung Ghahar

Ghahar dalam bahasa Arab berarti sesuatu yang sifatnya tidak jelas atau pertaruhan. Secara umum, makna dari kata ini adalah semua jenis jual beli yang mengandung unsur ketidakjelasan, perjudian, dan pertaruhan. Dalil mengenai hukum gharar haram telah dijelaskan di dalam hadist maupun Al-Qur’an. 

Untuk itulah, disarankan Anda jangan sampai memilih produk asuransi yang mengandung unsur Ghahar ini. Baiknya pilih asuransi syariah yang ada kejelasan mengenai keuntungan di akhir periode dengan adanya sistem bagi hasil. Begitu juga saat rugi, maka menggunakan sistem sharing risk dan bukan sharing transfer. 


3. Tidak Termasuk Maysir

Maysir secara bahasa Arab mengandung arti mendapat sesuatu atau keuntungan dengan cara sangat mudah tanpa bekerja keras. Sedangkan, menurut bahasa Indonesia maysir disebut sebagai judi. 

Judi merupakan transaksi  antara dua orang guna memiliki barang atau jasa yang mana satu pihak mendapat untung lebih besar sedangkan pihak lainnya dirugikan. Cara yang dipakai adalah mengaitkan sebuah transaksi dengan tindakan atau kejadian tertentu. 

Asuransi dikatakan judi jika ada pihak yang membayar harta dengan jumlah sedikit untuk mendapatkan harta banyak tanpa bekerja keras. Pada prakteknya, apabila terdapat kecelakaan maka nasabahnya mendapat harta sesuai perjanjian, namun jika tidak terjadi maka tidak akan memperoleh harta apapun. Prinsip seperti ini tidak dipakai dalam asuransi syariah yang menerapkan sistem bagi hasil antar anggota asuransinya sehingga tidak akan ada pihak yang merasa diuntungkan maupun dirugikan. 


4. Bersifat Halal

Transaksi yang dijalankan baik penjualan maupun pembelian produk selalu diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Dengan demikian, asuransi syariah tersebut pastinya berlabel halal dan menganut prinsip-prinsip syariah yang berlandaskan pada syariat Islam. 


Itu dia beberapa tips yang bisa diterapkan jika ingin membeli asuransi syariah. Nah, produk-produk asuransi syariah ini bisa Anda peroleh dengan sangat mudah jika memilih asuransi dari Allianz. Dijamin, Anda akan sangat puas dengan fasilitas pada masing-masing produk yang ditawarkan karena membantu memenuhi apa yang Anda butuhkan.


Baca Juga