Skip to main content

Persiapan Penting sebelum Pelaporan Pajak Online


Seluruh warga negara yang bekerja di sebuah instansi tertentu atau melakukan usaha berupa perusahaan yang sudah terdata izinnya wajib membayar pajak.  Ketentuan pembayaran pajak ini dilakukan satu kali setahun. Tidak perlu bingung lagi karena sekarang pelaporan pajak online bisa dilakukan dengan mudah dengan persiapan sebagai berikut.



Persiapan E-Filing

Persiapan yang dibutuhkan untuk pelaporan pajak pribadi dengan melakukan e-filing pengisian langsung untuk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 S dan 1770 SS. Setelah itu perlu untuk upload hasil e-SPT. Gunakan email yang memang aktif untuk mendapatkan berbagai informasi. Langkah berikutnya melakukan pengisian e-FORM sebuah formulir SPT Elektronik.


Persiapan Berkas untuk Badan Usaha

Anda perlu menyiapkan SPT Tahunan PPh Badan 1771. Berkas SPT Masa PPN yang berisikan semua faktur pajak masukan dan keluaran selama satu tahun. Berkas lain yang perlu disiapkan adalah SPT Masa Pasal 21 juga selama satu tahun pajak. Cara lapor PPH 23 online juga memerlukan berkas bukti pemotongan PPh Pasal 23 selama satu tahun pajak. 

Jika Anda melakukan bisnis impor juga perlu melampirkan bukti pemungutan PPh Pasal 22 dan SSP Pasal 22 impor selama satu tahun. Berkas yang juga dibutuhkan adalah bukti pemotongan PPh Pasal 4 Ayat 2 selama satu tahun. 

Semua berkas ini sudah berdasarkan PP Nomor 46 Tahun 2013 tentang kewajiban pajak. Selain itu berkas yang tak kalah penting adalah bukti pembayaran PPh Pasal 25 selama satu tahun pajak. Perlu juga bukti pembayaran atas surat tagihan pajak PPh Pasal 25 selama satu tahun pajak. Semua berkas harap disiapkan dalam kondisi yang tersusun rapi agar tidak kebingungan nantinya. 


Laporan Keuangan

Pelaporan pajak online untuk badan usaha membutuhkan lampiran laporan keuangan yang telah dilakukan audit akuntan publik dan data pendukungnya. Laporan keuangan ini disertai dengan buku besar keuangan, buku besar pembantu transaksi keuangan penerimaan dan pengeluaran keuangan. 

Anda juga disarankan melampirkan rekening koran atau tabungan perusahaan. Jangan lupa juga dengan arsip akta pendirian atau perubahannya. Pastikan semua yang terkait dengan laporan keuangan ini sudah diteliti dengan baik. 


Persiapan SPT sesuai Gaji

Persiapan sebelum melakukan pelaporan pajak online dengan membuat SPT yang sesuai dengan gaji rupiah. Jika Anda memiliki penghasilan yang dalam satu tahun kurang dari Rp60.000.000,00 menggunakan jenis SPT 1770SS untuk pegawai/karyawan atau 1770 untuk pegawai dengan penghasilan lain dan 1770 untuk bukan pegawai

Berbeda lagi jenis SPT yang dibuat jika gaji Anda dalam satu tahun di atas Rp60.000.000,00 yaitu menggunakan 1770S untuk Pegawai/Karyawan. SPT 1770 untuk Pegawai yang memiliki penghasilan lain dan 1770 untuk Bukan Pegawai. Unduh semua formulir ini di situs yang tersedia. 


Persiapan Berkas Tambahan

Anda juga perlu membuat laporan yang terkena objek pajak atau bukan objek pajak agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Laporkan juga tentang berkas jumlah harta dan kewajiban. 

Semuanya dibuat dalam file yang jelas dan mudah dipahami saat pembayaran pajak nantinya. Cara lapor PPH 23 online dilakukan secara rutin di tanggal maksimal 31 Maret. Lakukan pembayaran pajak tepat waktu agar tidak terkena denda pajak. 


Bagi Anda yang bekerja sebagai pegawai swasta atau pegawai negeri tidak perlu membuat laporan secara pribadi karena bisa mendapatkan bukti potong dari instansinya. Pemotongan pajak Anda sudah dilakukan secara kolektif bersamaan dengan pekerja lainnya dan sudah otomatis dipotong dari gaji yang didapatkan setiap bulannya. Anda bisa mengeceknya dengan NPWP.

 

Baca Juga
> Kumpulan website penyedia jasa UNLOCK iCLOUD secara online
> Jual aksesoris iPhone termurah di toko kami di Tokopedia