Skip to main content


     Cari info lainnya:

  

Masih Suka Golput? Cek dulu Dampak Buruknya



Masyarakat sekali lagi harus mendalami apa itu golput dan bagaimana dampak yang dihasilkannya. Pasalnya, fenomena golput hanya dapat membawa dampak kerugian terhadap keberlangsungan negara. Golput atau yang kerap disapa dengan golongan putih diidentikkan dengan sikap apatis atau acuh tak acuh terhadap konteks politik yang tercermin pada perilaku tidak memilih ketika Pemilu berlangsung. 

Kurangnya dukungan terhadap calon terpilih karena golput dapat menimbulkan dampak buruk seperti terganggunya program pembangunan pemerintah, mencerminkan kita sebagai bangsa yang tidak berdemokrasi, menunjukkan adanya hak yang tidak digunakan secara maksimal, dan yang terburuk adalah memberikan kesempatan bagi partai penguasa untuk menang terlepas mereka berkualitas atau tidak. Jadi, mulai gunakan hak pilih kita sebagaimana mestinya demi nasib kehidupan bernegara sesuai cita-cita. Yuk, kita kupas satu per satu dampak buruk dari golput.


Terganggunya Program Pembangunan Pemerintah

Efek dari golput tidak terjadi dalam sekejap melainkan bertahan hingga bertahun-tahun. Kurangnya minat masyarakat yang diwujudkan dalam golput menjadikan program pembangunan pemerintah tidak terdukung dan akhirnya terhambat. Dengan ini, pembangunan negara melambat sehingga negara tidak kunjung memiliki kemajuan yang signifikan. Di satu sisi, jika masyarakat menggunakan hak pilihnya, menunjukkan antusiasme, serta mendukung aspirasi dari parpol yang dipilihnya maka program pembangunan yang direncanakan akan bisa berjalan dengan semestinya. Jadi, sebagai warga negara yang baik, hindari golput demi keberlangsungan dan kesejahteraan hidup bernegara.


Mencerminkan Kita sebagai Bangsa yang Tidak Berdemokrasi 

Makna demokrasi bagi bangsa kita menjadi pudar ketika golput terjadi. Negara yang berdemokrasi akan melibatkan seluruh rakyatnya dalam membuat dan mengambil keputusan, baik secara langsung maupun melalui perwakilan. Namun adanya golput menunjukkan bahwa rakyat tidak lagi peduli terhadap masa depan negara dan menjadi apatis terhadap apapun yang sedang terjadi. Situasi ini menjadikan status demokrasi suatu negara dipertanyakan, di mana kita sebagai rakyat diberikan hak yang sebesar-besarnya untuk bebas memilih namun kita justru memilih untuk tidak menggunakannya. 


Adanya Hak yang Tidak Digunakan Secara Maksimal

Sesuai yang dijelaskan sebelumnya, sangat disayangkan apabila kita diberikan hak pilih namun tidak menggunakannya dengan baik sesuai prosedur pemilihan yang seharusnya. Padahal pilihan yang kita buat bisa menjadi sebuah bantuan berarti bagi daerah-daerah yang membutuhkan. Selain itu, perilaku golput menghilangkan keistimewaan kita untuk memprotes atau menentang kebijakan pemerintah yang dirasa tidak sesuai karena kita belum memberikan kontribusi kepada negara.


Memberikan Kesempatan bagi Partai Tidak Berkualitas untuk Menang

Golput menjadikan kita kehilangan kesempatan untuk memilih partai politik serta calon pemimpin berkualitas dengan visi, misi, serta program kerja terbaik. Kemudian yang akan terjadi adalah partai politik yang tidak berkualitas namun memiliki banyak pendukung akan berkesempatan menang karena memperoleh suara yang lebih tinggi namun belum tentu kerja dan programnya berkualitas. Apabila demikian, maka potensi terjadinya praktik kecurangan seperti korupsi akan sangat besar dan hal ini tentunya menimbulkan kerugian bagi kehidupan kita dan negara. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan hak pilih kita dengan semaksimal mungkin agar kita memperoleh pemimpin yang berkualitas, memiliki integritas, dan terhindar dari praktik korupsi. Kunjungi laman ACLC KPK untuk mempelajari lebih lanjut mengenai sikap antikorupsi yang wajib dimiliki oleh calon pemimpin, sehingga kita yakin dengan pilihan nanti.

Sudah menjadi keistimewaan bagi kita sebagai warga negara demokrasi untuk memiliki hak pilih yang bebas agar berperan dalam membawa perubahan bagi negara. Ayo gunakan hak pilih kita untuk memilih calon pemimpin yang memiliki integritas!


Referensi:

https://tribratanews.kepri.polri.go.id/2019/11/30/masih-mau-golput-ini-salah-satu-dampak-buruknya/

https://aclc.kpk.go.id/action-information/exploration/20230809-null

https://lingkar.news/artikel/dampak-negatif-golput-dalam-pemilu-yang-harus-kamu-ketahui/ 

https://www.kominfo.go.id/content/detail/6367/hindari-golput-agar-aspirasi-bisa-terwujud/0/infografis#:~:text=Tingginya%20angka%20golput%20menyebabkan%20rendahnya,baik%20karena%20kurangnya%20dukungan%20politik.


Baca Juga

Author Image

Author